Bukit Merese di Kawasan Pantai Tanjung Aan

Wisata —Sabtu, 28 Aug 2021 12:40
    Bagikan  
Bukit Merese di Kawasan Pantai Tanjung Aan
image/pinterest

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK

Pesona Pantai Tanjung Aan benar-benar tidak ada duanya. Dengan sejumlah bukit yang menjorok ke tengah laut pantai ini, memang ada sebuah bukit yang cantiknya nggak bisa dihalau dari pandangan. Yap, benar sekal Sobat dePost Lombok. Nama bukit yang ini adalah bukit merese. Bukit ini tuh memang cukup renowned lah ya, dan bisa banget dikunjungi secara mudah alias benar-benar easy peasy gitu buat menjangkaunya, cukup melalui beberapa lintasan jalan setapak, agak menanjak sih tapi sepadanlah dengan beautiful sneceries yang ia tawarkan. Dan of course, ini tuh berada di sebelah kanan pantai Tanjung Aan-nya sendiri.


Oops, tapi harus pakai alas kali lho ya kalau memang mau ke bukit merese ini, Sobat. Alhasil tanah karang dan beberapa batuan terjal di sana juga cukup keren lah buat menyukap telapak kaki kita sakit-sakit seketika, hihi. Apalagi pasti dong, bisa buat luka kalau sampai ngak hati-hati nih, tanpa alas kaki.


Kalau Sobat dePost Lombok mau ke Bukit Merese ini direkomendasikannya sih lebih baik datang saat matahari hendak mau tertelan ke bumi. Hah, maksudnya gimana Min?

Eheheh, iya saat mau terbenam lho Sobat. Karena saat itu ya, langit bakal menyuguhkan keindahan alam yang tiada tara. Jingga langit seketika bakal berpadu dengan lautan luas dan segarnya perbukitan yang benar-benar tidak mampu lagi dideskripsikan. Uh uh kerenlah pokoknya.


Apalagi nih kalau mata kita jeli ya, semesta laut saat itu benar-benar menunjukkan direction yang jelas, seakan mengabarkan lagi kalau di tiap sisi penjuru mata angin ada beragam keelokan alam lagi yang ditawarkan di sekitar Bukit Merese ini, yaitu tepatnya garis Pantai Seger ada di sisi barat, terus Batu Payung dan Gili Anak Anjakan juga ada di sebelah timur, uh keren banget kan yakk!


Belum cukup itu dong. Sebab nih, kalau dilihat dari sisi pantai pun, nanti Sobat bakal merasakan sensasi sejuk alias cooling down gitu dari bukit ini karena kan dia langsung diapit dengan aneka bukit lainnya dari sisi kanan, ibaratnya tuh ya kelihatan banget seperti bak kolam raksasa tapi berbentuk layakya seperti teluk yang tenang juga. Hihii, kok rada creepy-creepy sedikit ya. Wkwkwk.

Baca juga: What We Can Do with Banana?

Baca juga: How to Make Kerak Telor Very Easy

Baca juga: How to Make Special Pepes Ikan from Sunda


Oh iya, imutnya lagi nih, banyak juga para pelancong yang datang kemari tuh suka menikmati keindahan lain bukit ini dengan cara bermain atau ya memelototi payung-payung kayu yang mana atapnya itu terbuat dari rajutan jerami gitu, Sobat.

Eh, melototi maksudnya gimana, Min? Iyah, seperti menikmati gitu mandangnya, jadi nggak bisa diganggu-gugat. Seolah punya daya magis tersendiri buat payung-payung cantik itu ingin dilirik terus. Uhh, kok lagi-lagi sounds creepy yak, maafin Mimin.


Di sekitar lokasi Pantai Tanjung Aan, nyatanya kalau Sobat lapar dan merasa tak mampu membendung lagi nakalnya cacing-cacing di perut, tentu, bisa banget dong datang ke aneka rentetan resto di tepi pantainya. Mereka menyajikan aneka menu sedap nan menakjubkan.

Apalagi nih ya kalau Sobat dePost Lombok datangnya pas hari libur panjang gitu, biasanya banyak banget banget turis lokal ke sini. Tapi sebaliknya kalau ke sininya saat bulan Februari atau dekat-dekatan itulah bisa-bisa diramaikan dengan wisatawan dari luar negeri yak, meski ada juga pastinya yang wisatawan lokal juga.


Oh iya, seru juga tuh kalau datangnya pas Februari, karena ada festival unik adat setempat yakni ”bau nyale” demi mengenang Putri Mandalika dong. Dan yapz, untuk nyale sendiri itu disebutkan juga terbagi jadi 4 spesies Sobat. Uhh, ada yang berani nggak di sini ikut nangkap atau megang nyale-nya lah, hihi.

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait