Mengintip Surga di Gili Layar

Wisata —Kamis, 26 Aug 2021 10:55
    Bagikan  
Mengintip Surga di Gili Layar
Image/Pinterest

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK

Memang tiada habisnya keindahan surgawi di tanah Lombok. Mungkin banyak orang yang bosan bahwa Lombok seringkali atau acap dipanggil sebagai sepotong surga yang jatuh di tanahnya. Namun kenyataannya, ya itulah faktanya. Lombok memang indah. Sangat indah. Bahkan, sangat sangat sangat indah.


Berbicara tentang keindahan Lombok, tidak dapat disangkal. Selalu begitu, tidak dapat disangkal bahwa gili yang tersebar di tanah Lombok selalu menjadi pengungkit dan pelatuh bagi kata ”keindahan” itu selalu muncul dan terbit. Benar saja, berebagai macam nama gili sampai ktia kadang lupa, gili yang ini namanya apa ya?

Oh oh oh, tentu tidak bagi masyarakat Lombok asli ya, atau bagi Sobat dePost Lombok atau ya siapapun wisatawan yang sudah terikat jiwanya dengan Lombok, pasti mungkin sangat hafal dan mafhum betul nama-nama dan karakteristik masing-masing gili yang tersebar di Tanah Lombok. Sampai kata ”bingung”, ”pusing”, ”lupa” tentu nyaris sama sekali tidak ada.


Tentu, kali ini kita akan membincang tentang Gili Layar. Gili yang juga ada di Lombok dan menjadi surgawi satu dari surgawi lainnya di sana. Kadang Mimin heran nih, hmm entah heran atau iri atau bagaimana, tapi jujur, takjub pastinya iya dan yakin bahwa masyarakat Lombok pasti benar-benar bahagia dan bersyukur sekali pastinya ya telah dilahirkan di tanah yang kaya akan nilai surgawinya ini. Hmm, luar biasa sekali pokoknya.


Benar saja Sobat dePost Lombok. Jadi, Gili Layar ini sendiri memang berada di sebelah barat daya Lombok, cukup dekat dari Pulau Seribu Masjid yang kalau kita ke sana bisa melalui Pelabuhan Lembar.

Yapz, benar sekali. Jika Sobat semua mulai berangkatnya dari Pelabuhan Lembar, Sobat tentu akan memakan waktu kurang lebih sektiar 45 menit saja untuk kemudian bergerak menuju kawasan Sekotong. Melewati jalanan yang sudah diperhalus di sana dan nanti bisa langsung menuju Pelabuhan Tembawong, pelabuhan yang kerap sekali dijadikan para wisatawan sebagai tempat untuk menyewa aneka kapal nelayan untuk kemudian bisa berangkat dan menyeberangi laut menuju Gili Layar.

Baca juga: 3 Tips to Get Up in the Morning without Back Anymore to Your Bed

Baca juga: Menanam Cinta di Gili Gede

Baca juga: Dua Ombak di Pantai Selong Belanak


Lain lagi kalau ceritanya Sobat bergerak dari kota Mataram, itu pastinya bakal menghabiskan jarak sekitar 58 kilometer atau estimasi waktu kurang lebih setengah jam lah. Dan di sisi lain, jika Sobat mengawalli petualangan ini dari Bandara Internasional Lombok, ya, mungkin estimasi waktunya juga tidak jauh berbeda. Masing-masing pasti punya keunikan dan kelebihan tersendiri di proses perjalanannya, entah itu mungkin Sobat akan melihat keeksotisan lautnya ketika memilih menyewa nelayan, dan sebagainya.


Ketika Sobat nanti tiba di sana, pastinya di sektiaran Gili Layar ini nanti Sobat akan disuguhi dengan aneka pulau-pulau kecil lainnya, hal itulah yang nyatanya turut membuat ombak laut di sana cukup tenang dan bersahabat.

Dan memang, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak ada satu pun golongan ombak nyatanya yang sering mengusili bibir pantai di sana. Pasir putih yang ada di pulau ini juga sangat sangat indah, Sobat, tampak ketika berpadu dengan air laut jernih yang gradasi warna birunya juga sangat asri dan memukau mata siapa saja yang mencelup ke dalamnya. Siapapun yang datang ke Gili Layar ini tentunya juga akan merasakan ketenangan, sebab belum banyaknya wisatawan yang datang ke sini menjadikan ia sebagai tempat destinasi wisata yang menawarkan sisi alami yang masih penuh dibandingkan yang lain, misalnya saja kita sebut Gili Trawangan.

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait