Menyapa Pantai Cemara di Lombok Yang Belum Terjamah

Wisata —Senin, 23 Aug 2021 12:09
    Bagikan  
Menyapa Pantai Cemara di Lombok Yang Belum Terjamah
Image/Pinterest

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK

Lagi lagi kita masih bertemu untuk ngebahas pesona pantai di Lombok yang cenderung belumt erjamah dan padahal sangat sangat sangat dans angat eksotis. Yeyeye, sama Mimin dePost Lombok yang tentunya juga kece ini ya, hiks.
Iya Sobat, jadi pantai kali ini yang bakal kita bincangin ebrsama ialah Pantai Cemara. Jadi pantai ini tuh benar-benar pantai yang juga nggak kala memesona hati lah buat berdamai dengan sendiri atau berdamai dengan hidup yang kadang pingin buat kita jungkir balik saja terus tenggelem di es kebekuan es batu di freezer. Apaan sih Mimin, gaje ah. Iya, saking indahnya nih Pantai Cemara ya Sobat, dia tuh benar-benar asri dan tenang. Betul aja lah, ini pantai tenang karena meamng belum banyak dikunjungi orang. Dan pantas saja ini pantai juga masih asing terdengar di gendang telinga masyarakat Indoensia, bahkan bagi para traveler yang ngakunya sudah menjelajahi Lombok dan seisinya. Dudududu. Dan memang betul bahwa pantai ini tidak sepopuler nama pantai di Lombok lainnya, layaknya Pantai Senggigi, ataupun Tanjung Aan.
Padahal nih ya Sobat dePost Lombok, perlu diketahui dengan pasti nih, bahwa lokasi Pantai Cemara ini naytanya cukup strategis lho. Why Min? Iyah, sebab dia itu langsung ebrbatasan gitu dengan kawasan Samudera Hindia, itu juga nyatanya yang membuat angin di Pantai Cemara ini cukup kencang. Sekencang kepergiannya yang bosan denganmu. Dudududu. Maafin Mimin ya yang gaje dari tadi. Uhuk.

Baca juga: Ademnya Pantai Mangsit Lombok

Baca juga: Lebih Dari Kata Menakjubkan Untuk Pantai Bangko-bangko

Baca juga: Ombak di Pantai Bangko–Bangko Lombok Sangat Keren Buat Surfing


Eh tapi Sobat dePost Lombok mesti tahu juga nih, bahwa lokasinya yang lumayan jauh dari kota Mataram, turut membuat Pantai Cemara ini juga masih minim fasilitas lho. Ya, setimpal deh dengan result-nya kalau belum banyak jadinya masyarakat yang belum mengetahui surga tersembunyi ada di pantai ini. Dudududu.
Tapi nggak bisa dipungkiri lah ya kan Sobat dePost Lombok, bahwa ini juga yang menjadi anugerah sekaligus keuntungan bagi Pantai Cemara ini untuk tidak ternodai oleh tangan-tangan jahil yang gemar merusak alam. Sebab, ini pantai benar-benar masih menyimpan kesyahduan alam yang begitu ramah, plus atmosfer kedamaian yang uhhh kalau Sobat mampir ke sini pasti ngerasaind ah rasanya sepotong surga dunia yang jatuh di Lombok ini.

Baca juga: Apa Yang Bisa Dilihat di Kawasan Pantai Senggigi Lombok?

Baca juga: A Dessert Recipe How to Make the Chocolate Lava Cake So You Will Get Addicted


Tambahan lagi, bahwa di kawasan Pantai Cemara ini banyak juga ditumbuhi deretan pohon cemara lho, Sobat. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan buat sebenarnya kalau jeli orang mau menemukan pantai ini bisa tinggal lihat saja melalui rimbunnya pohon cemara, apalagi itu bisa dilihat cukup jelas saat kita berwisata ke Tanjung Ringgit. Pastinya anti-mainstream banget lah ya. Sebab kan kita tahu bahwa pada umumnya itu kebanyakan pantai di bumi ini pasti didominasi atau ditumbuhi dengan ragam pohon kelapa, nyiur pohon kelapa. Duh jadi pingin nyanyi nyiur hijau di tepi pantai itu lho. Ingat nggak Sobat dePost Lombok? Ehh apaan dah nih Mimin. Out of the topic mah.

Baca juga: Ini dia Penyebabnya Wajah Beruntusan

Baca juga: Ini dia Manfaat Jintan Hitam dan Pare Untuk Penderita Diabetes

Baca juga: Pantai Kerandangan Yang Memesona Netra


Okay, balik lagi kita. Iya, jadi kan biasanya kalau pantai umum ditumbuhi sama pohon kelapa. Di sini di Pantai Cemara itu beda dengan yang lainnya. Alias dia punya prinsip tersendiri gitu lho hehehe, dia milih mau ditumbuhi hanya dengan pohon cemara. Ehehehe, canda hanya mau ditumbuhi. Tapi beneran, di sini tuh rimbun sekali pohon cemaranya. Terus rerumputan hijau yang segar semakin menyulap kesan pantai ii benar-benar asri, jauhd ari hiruk pikuk ibukota atau kebisingan masalah skripsi atau percekcokan masa depan Sobat dePost lah. Hahhaha, ups!

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait