Melepas Penat di Taman Narmada Lombok

Wisata —Senin, 23 Aug 2021 11:19
    Bagikan  
Melepas Penat di Taman Narmada Lombok
Image/Pinterest

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK

Dengan berlokasi di Lombok Barat, destinasi wisata yang satu ini nyatanya tetap melekat dan justru melekat di hati masyarakat Lombok Timur hingga kota Mataram. Sebuah destinasi wisata favorit bagi masyarakat di sana yang nyatanya sekali lagi, justru turut menjadi kebanggaan luar biasa bagi seluruh masyarakat Indonesia yag pernah berpelancong ke sini. Terutama jika hari libur tiba, atau ya di hari biasa seperti hari Sabtu dan Minggu, Taman Narmada ini selalu padat dan melimpah dengan berbagai kunjungan wisatawan. Tidak terbatas tentunya hanya dari domestik saja, sebab dari mancanegara pun juga ikut serta unjuk gigi. Tidak ingin ketinggalan menikmati pesona Tamar Narmada ini.
Sobat dePost Lombok jika berkunjung ke sini tentunya tidak boleh melewatkan sebuah kolam reanng yang cukup tersohor plus legendaris di Taman Narmada ini. Kolam renang inilah yang turut menjadi kegemaran para pelancong selama di sini. Bahkan, tidak hanya dari segi keeksistensian kolam renang tersebut, melainkan juga keingintahuan yang besar yang umumnya juga datang dari hati para pelajar yang ingin mengerti mengenai sejarah Taman Narmada ini.
Ya, kalau Sobat dePost Lombok pernah baca dan update ya, Taman Narmada ini nyatanya dibangunpada tahun 1727 Masehi oleh seorang laki-laki bernama Raja Anak Agung Gede Ngurah Karang Asem. Meski begitu, ada juga sih beberapa literatur yang meyakini bahwa Taman Narmada ini justru dibangun pada tahun 1805 Masehi.

Baca juga: Ini dia Penyebabnya Wajah Beruntusan

Baca juga: Ini dia Manfaat Jintan Hitam dan Pare Untuk Penderita Diabetes

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Senin 23 Agustus 2021, Scorpio Menyalahkan Orang Lain Gemini Kesetiaan


Perlu diketahui juga, bahwa Taman Narmada ini turut merupakan sebuah duplikasi dari Gunung Rinjani lho Sobat dePost Lombok, plus Danau Segara Anak, yang mana kedua tempat tersebut juga menjadi are bagi Sang Raja di sana yang dulu melakukan ritual kurban. Di ketinggian 3.726 meter dpl tersebut, diyakini bahwa dulu Sang Raja mulai tidak dapat melakukan upacara ritualt ersebut ketika dirinya semakin menua. Sehingga dikarenakan hal tersebut, ia memerintahkan seluruh arsitek kerajaan untuk berkenan memindahkan nuansa Gunung Rinjani ke tengah kota yang sekarang kita kenal dengan nama Narmada. Memang, nyatanya dulu Taman Narmada ini justru dijadikan tempat oleh raja sebagai area pemujaan Dewa Siwa plus juga menjadi tempat peristirahatan raja.

Baca juga: Apa Yang Bisa Dilihat di Kawasan Pantai Senggigi Lombok?

Baca juga: A Dessert Recipe How to Make the Chocolate Lava Cake So You Will Get Addicted

Baca juga: How to Make a Fruit Salad with the Cheese Yoghurt Very Easy


Kalau Sobat dePost Lombok perhatikan, nyatanya Taman Narmada ini dibangun seolah menyerupai gunung. Dan patut diketahui pula, bahwa ada ternyata sebuah sumber mata air jernih yang turut mengaliri tiga kolam di bagian bawah Taman Narmada ini. Nah, satu dari tiga kolam itulah ayng sekarang dijadikan sebagai tempat pemandian alias spot favorit pengunjung. Kalau kita perhatikan lagi, di bagian atas Taman Narmada ini juga ada sebuah pura yang diberi nama Pura Kalasa, dimana kita jika ingin mencapainya harus naik anak tangga yang jumlahnya tidak sedikit. Oh iya, ada juga yang bilang ketika kita menaiki anak tangga yang banyak ini akan terasa berkesan seperti mendaki Puncak Rinjani.
Tambahan lagi, disebutkan bahwa biasanya nih ya Sobat, wisataran mancanegara lebih suka mengetahui bagaimana usal usul sejarah Pantai Narmada satu ini, sedangkan untuk wisatawan lokal justru lebih gemar menikmati keindahannya saja. Hmm, gimana dong Sobat dePost Lombok? Coba deh mulaid ari sekarang kita tambah dan tingkatin skill alias keingintahuan kita ini yuk. Biar sedikit banyak otak itu berisi, bukan cuma selfa-selfie gitu doang. Duhh, maaf nih yang gemar berselfie, bukannya Mimin apa-apa, tapi rugi lho sebenarnya ya nggak sih ketika kita tahu orang luar justru ingin tahu kebudayaan kita, tapi kita sendiri yang mendiami ’rumah’ ini tampak enggan untuk mengetahui asal usulnya. Gimana mau cinta coba?

Baca juga: Resep Makanan, Cara Membuat Es Krim 2 Rasa

Baca juga: 5 Tarian Tradisional Indonesia yang Masih Melekat di Masyarakat

Baca juga: Orang yang Mudah Merasa Malu Cenderung Lebih Dapat Dipercaya dan Lebih Bermurah Hati, Fakta Psikologi


Iya, layaknya kamu mencintai seseorang, pastinya harus berjuang dong untuk mengetahui apa saja kesukaan atau kegemarannya, apalagi untuk mengetahui ketidak-sukaannya. Itu yang bisa buat hati kita selaras dan seirama. Kan ada juga tuh pepatah bilang, tak kenal maka tak sayang, dan tak sayang maka tak cinta. Hmm, jadi gimana dong. Masih cinta sama Indonesia kita ini nggak sih, Sobat dePost Lombok?

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait