Jangan Lupa Kunjungi Bangunan Bersejarah di Lombok Ini

Wisata —Jumat, 23 Jul 2021 13:11
    Bagikan  
Jangan Lupa Kunjungi Bangunan Bersejarah di Lombok Ini
Pura Lingsar (Pinterest)

LOMBOK,DEPOSTLOMBOK

Tuhan memberkahi Lombok keindahan alam luar biasa. Maka dari itu, wajar bila kota satu ini memiliki sejuta destinasi wisata alam terbaik. Dari mulai Taman Nasional Komodo sampai ke Gili Trawangan. Semua itu menjadi incaran para turis baik internasional atau mancanegara.

Selain wisata alam, kota satu ini ada banyak bangunan bersejarah. Malahan usianya sampai beratus tahun lamanya. Bangunan-bangunan tersebut menyimpan berjuta kisah menarik yang mesti diulas. Lantas apa sajakah itu ?.

Baca juga: Kopi Arabika Sembalun,Kopi Khas Lombok yang Rasanya Nikmat Memikat

Baca juga: Sejarah Batik Sasambo dan Nasib nya Sekarang

1.       Masjid Bayeeq

Tempat ibadah sering kali menjadi salah satu tempat wisata pada suatu kota. Daya tariknya adalah desain bangunan unik, sehingga semua orang tertarik apalagi penggila arsitektur. Selanjutnya yaitu cerita yang tersedia.

Salah satunya adalah Masjid Bayeeq berlokasi pada Kecamatan Bayan Bayeeq, Kabupaten Lombok Utara. Masjid tersebut memang dari segi desain, sedikit kurang menarik karena cenderung sederhana. Meski demikian, usianya mencapai ribuan tahun membuat turis penasaran.

Baca juga: Daftar Destinasi Wisata di Lombok Dengan Tarif Yang Murah, Dijamin Puas

Baca juga: Simak Yuk! Tips Melindungi Mata Akibat Terlalu Lama di Depan Komputer

2.       Ampenan

Ampenan adalah kawasan wisata kota Lombok. Pada daerah ini, berbagai bangunan bersejarah dengan gaya Belanda tersedia dan siapa pun boleh mengunjungi. Entah itu harus membayar tiket terlebih dulu, sebaliknya demikian.

Karena arsitekturnya penuh Belanda, kawasan ini sangat instagramable loh !. Tentu saja menarik untuk semua orang kunjungi, apalagi anak muda yang menggilai tempat-tempat estetik untuk menambah keindahan akun milik pribadi.

Baca juga: Kue Khas Lombok dengan Bentuk Terunik, Ada yang Mirip Teropong Loh

Baca juga: Film Indonesia Bumi Manusia, Adat Tradisi dan Pengorbanan Yang Terikat Oleh Peraturan

3.       Klenteng Po Hwa Kong

Dahulu kawasan kota tua Ampenan penduduknya beretnis China. Wajar saja apabila klenteng berdiri pada daerah ini. Salah satunya adalah Klenteng Po Hwa Kong yang berdiri sejak tahun 1848 di Jalan Yos Sudarso, Ampenan, Lombok.

Bangunan ini secara luas tidak terlalu besar, yakni sekitar 25 m2 saja. Meski demikian dalamnya pengunjung akan menemukan ornamen 3 agama sekaligus seperti buddha, konghucu, dan Taoisme. Adapun kapasitas dapat menampung ratusan pengunjung sekaligus.

Baca juga: Di Lombok, Vila Hantu Dijadikan Tempat Wisata

Baca juga: Makanan Khas Lombok Babelung, serta Cara Pembuatnya

4.       Makam Long Baloq

Long Baloq adalah kawasan pemakaman tua di kota Lombok. Di sini, dua tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam, yaitu Sheikh Gaus Abdurrazak yang berasal dari Baghdad Irak, dan Datuk Imam Latif bersemayam.

Tempat pemakaman satu ini juga tersedia sebuah pohon beringin berukuran besar. Beringin tersebut menjadi cikal bakal terbentuknya nama Long Baloq yang berasal dari bahasa Sasak, Along Baloq berarti Pohon Tua Bolong.

Baca juga: 5 Sate Khas Lombok yang Wajib Kamu Coba

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Lombok yang Bisa Bikin Awet Muda

5.       Taman Narmada

Taman Narmada adalah sebuah tempat upacara Pakalem seluas 2 Ha yang berdiri atas perintah langsung Raja Anak Ngurah Karang Asem, pemimpin Kerajaan Hindu Mataram-Lombok pada tahun 1727.

Selain menjadi tempat upacara Pakalem yang berlangsung antara bulan Oktober-November dalam tahun masehi, Taman Narmada juga sering menjadi tempat peristirahatan keluarga Kerajaan apalagi saat musim kemarau tiba.

Baca juga: Sate Bulayak: Dibalik Rasanya yang Enak, Ada Sejarah dan Filosofi yang Menyentak

Baca juga: Sate di Lombok Paling Enak? Ya Sate Bulayak! Begini Cara Membuatnya!

6.       Desa Sade

Kalau pengunjung mencari tempat di mana masyarakat asli Lombok tinggal, kunjungilah Desa Sade yang jaraknya tidak jauh dari pusat kota. Dalam Desa Sade, penduduk yang masih menjalankan seluruh tradisi nenek moyang begitu banyak.

Sehingga tradisi tersebut menarik sekali pengunjung ulas, apalagi mereka yang menggilai sejarah-sejarah Indonesia yang kaya dan beragam pada setiap daerahnya, termasuk daerah Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: MotoGP News - Valentino Rossi Sebut Motor Ducati Sulit Dikendarai, Cek Faktanya

Baca juga: 6 Zodiak Paling Menarik dan Bikin Kecanduan

7.       Pura Lingsar

Didirikan oleh Raja Darah Keramat Ketut Karangasem tahun 1741, Pura Lingsar termasuk ke dalam bangunan bersejarah Lombok yang mesti dikunjungi oleh wisatawan. Tempat ibadah satu ini merupakan federasi antara ajaran agama islam wetu tilu dengan hindu.

Baca juga: Kesehatan, Melawan Infeksi Pakai Kunyit

Baca juga: Waspada!! Bagi Wanita Pengguna Skincare

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait