Wajib Diketahui! Tiga Negara Terkaya di Dunia

Pendidikan —Kamis, 29 Jul 2021 09:36
    Bagikan  
Wajib Diketahui! Tiga Negara Terkaya di Dunia
image/pinterest

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK 

Kali ini mimin mau bahas negara negera terkaya di dunia siapa kah itu negera apakah Indonesia masuk mari kita bahas

1. Luxembourg
Luxemburg, Negara Kecil dengan Pendapatan per Kapita Tertinggi di Dunia, bahwa setiap warga negeri wajib mempunyai kemampuan pemahaman seputar materi ekonomi, hal ini dikarenakan dengan perkembangan ekonomi di rumahtangga, masyarakat dan negara itu sendiri, maka belajar ekonomi memang wajib di galakkan sejak dini, sejak masih mengenal bangku pendidikan. wajib dicatat bahwa gaji lulusan ekonomi termasuk yang tertinggi dari disiplin apapun. Ekonomi mengajarkan bagaimana membuat keputusan yang tepat. Kemampuan ilmu ekonomi misalnya pengambilan keputusan: Apa yang wajib dilakukan bisnis untuk menaikkan margin keuntungan.


Luxemburg (Luxembourg), salah satu negara kecil di Benua Eropa, mempunyai catatan-catatan yang mengesankan, terutama dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Tulisan ini akan melihat kondisi perekonomian Luxemburg beserta keunggulan-keunggulan kompetitif yang dimilikinya.


Luxembourg Palace
Berada di bagian barat Eropa, Luxemburg termasuk dalam salah satu negara dengan wilayah terkecil di dunia, yakni dengan luas area sekitar 2,586 km2. Adapun total populasi penduduk Luxemburg di 2017 kurang lebih sebesar 569 juta jiwa.

di tahun tersebut, total Gross Domestic Product (GDP) yang diperoleh negara ini mencapai US$ 57.79 milliar, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4%, dan besaran inflasi tahunan sebesar 0.5% .


Dari data tersebut Bisa diketahui bahwa pendapatan per kapita nominal/GDP per capita (current US$) Luxemburg di 2017 berkisar di angka US$ 101.45 ribu. Nilai ini menjadikan Luxemburg sebagai salah satu negara dengan perdapatan per kapita tertinggi di dunia


Lebih jauh, Luxemburg merupakan salah satu anggota awal organisasi the International Bank for Reconstruction as well as also Development (IBRD) yang menjadi cikal bakal the entire world Bank. Luxemburg juga termasuk sebagai salah satu anggota kelompok negara OECD (the Organisation for Economic Co-operation as well as also Development), serta blok kerjasama Uni Eropa (the European Union) dan memakai Euro sebagai mata uang resmi negara.


Catatan menarik lainnya yaitu sekitar 46% dari total populasi penduduk Luxemburg tidak mempunyai kewarganegaraan Luxemburg. Ini menandakan bahwa hampir setengah dari total penduduk Luxemburg merupakan pendatang (Chambre de Commerce Luxembourg, At the heart of Europe: The Luxembourg Economy in a nutshell, _).


Luxemburg juga mencatatkan diri sebagai salah satu negara yang mempunyai mayoritas tenaga kerja terampil (skilled labour). Berdasarkan studi the entire world Economic Forum yang bekerjasama dengan organisasi buruh sedunia, the International Labour Organization (ILO) dalam Human Capital Index 2017, sekitar 59.6% total tenaga kerja di Luxemburg berlatar belakang pendidikan dan menguasai keterampilan yang tergolong tinggi. Dengan Perkataan lain Bisa dinyatakan bahwa dari sepuluh tenaga kerja yang ada, setidaknya terdapat enam orang yang mempunyai tingkat keterampilan tinggi. Persentase skilled labour ini merupakan peringkat tertinggi di dunia, diatas Singapura dan Swiss.


Sementara dalam indeks keterbukaan pasar atau Open Markets Index 2017 yang dirilis oleh the International Chamber of Commerce (ICC), Luxemburg menempati urutan ke-3 tertinggi di dunia, dibawah Hongkong dan Singapura. Terdapat empat komponen dalam Evaluasi yang dilakukan oleh institusi tersebut, yakni, keterbukaan perdagangan, kebijakan perdagangan, keterbukaan investasi Foreign Direct Investment (FDI), serta infrastruktur perdagangan (International Chamber of Commerce, 2017 ICC Open Market Index, 2017).

BACA JUGA: Hati-Hati! Tempat Terseram di Indonesia

Lebih lanjut, dalam studi yang dilakukan oleh the Legatum Institute, Luxemburg menduduki peringkat ke-6 terbaik dalam kriteria Great governance dari total 142 negara yang diteliti, dibawah Swiss, Selandia Baru, Denmark, Swedia, dan Finlandia, sesuai yang termuat dalam Legatum Prosperity Index 2017. Great governance dalam penelitian ini meliputi beberapa variabel, yakni efektivitas, stabilitas, dan akuntabilitas pemerintah; pembagian wewenang/kekuasaan; partisipasi politik dan pemilihan umum yang jujur; tingkat korupsi; perlindungan lingkungan hidup; upaya pemberantasan kemiskinan; serta penegakan peraturan perundang-undangan.


Disamping itu, Luxemburg menempati peringkat ke-2 terbaik dari kategori kesehatan dengan beberapa indikator Evaluasi, seperti angka kematian bayi, usia Asa hidup, angka kekurangan gizi, imunisasi di balita dan anak-anak, tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan kesehatan, serta kualitas air dan sanitasi.


Sementara dari total kategori yang menjadi objek penelitian, yakni ekonomi, kewirausahaan dan kesempatan usaha, pemerintahan, pendidikan, kesehatan, keamanan dan keselamantan, kebebasan individu, serta modal sosial, Luxemburg menduduki peringkat ke-13 terbaik dengan cara global (The Legatum Institute, 2017 Legatum Prosperity Index, 2017).


Selanjutnya, dalam laporan Global Competitiveness Report yang dirilis oleh the entire world Economic Forum, dari 140 negara yang menjadi objek studi, Luxemburg berada diperingkat ke-20 terbaik. Penelitian tersebut meliputi berbagai kriteria Evaluasi, yakni institusi, infrastruktur, lingkungan makroekonomi, kesehatan dan pendidikan dasar, pendidikan tinggi dan penelitian, efisiensi pasar barang, efisiensi pasar tenaga kerja, pembangunan pasar keuangan, kesiapan teknologi, skala pasar, kepuasan usaha, serta inovasi (World Economic Forum, the Global Competitiveness Report 2017-2018).


Dalam perspektif ekonomi, Luxemburg banyak menggantungkan diri di industri besi dan baja. Terdapat sekitar 0% perdagangan ekspor Luxemburg yang ditopang dari produksi besi dan baja.


Disamping industri besi dan baja, perdagangan Luxemburg juga disumbang dari sektor industri metal, industri kimia, dan industri plastik. Sementara pasar saham dan jasa finansial menjadi unggulan utama perekonomian Luxemburg di sektor finansial.


The International Monetary Fund (IMF) dalam salah satu laporannya menyatakan bahwa kekuatan utama perekonomian negara Luxemburg antara lain berupa:
pasar ekonomi yang terbuka.
regulasi dan iklim bisnis yang ramah untuk investor.
ketersediaan tenaga kerja terampil.
tarif pajak yang kompetitif.
(International Monetary Fund, IMF Executive Board Concludes 2018 Article IV Consultation with Luxembourg, IMF Country Report No. 16/118, May, 2018).


Epilog, dari catatan-catatan diatas Bisa disimpulkan bahwa dengan membangun sistem perekonomian terbuka serta ramah untuk investasi dan bisnis, dan melaksanakan tata kelola pemerintahan yang transparan, Luxemburg mampu mencapai prestasi-prestasi gemilang dengan cara global

BACA JUGA: Cara Bermain dan Peraturan Bulutangkis

2. Singapura
Singapura adalah penduduknya memiliki pendapatan per kapita tertinggi ketiga di dunia. Selain itu, negara kecil ini memiliki jauh lebih banyak miliuner daripada negara manapun di dunia. Satu dari setiap enam kepala rumah tangga termasuk dalam kategori miliuner.


Sosok bertangan dingin yang menjadikan Singapura sebagai negara modern seperti saat ini adalah milik Lee Kuan Yew. Ia merupakan salah satu pemimpin dunia yang sangat berpengaruh di abad ke-20.


Singapura baru merdeka pada tahun 1965. Dengan sumber daya alam yang sangat sedikit, atau bahkan hampir tidak ada sama sekali, dahulu Singapura dianggap tidak memiliki potensi. Kini, Singapura telah menjelma menjadi salah satu negara dengan perekonomian terkuat di dunia dan menjadi pusat manufaktur dan keuangan Asia.


Orang-orang melihat Singapura sebagai pusat perdagangan bebas dengan pajak yang sangat rendah, perizinan yang mudah, lokasi yang sangat strategis di Asia, dan juga pemerintahan yang sangat bersih. Lee Kuan Yew sendiri dalam salah satu volume di memoirnya mendeskripsikan Singapura dengan kalimat: From a third world to first.


Seorang pengamat ekonomi bernama Milton Fredman berkata, “Jika kita melakukan perbandingan dengan negara-negara besar, seperti China dan Indonesia, maka perkembangan Singapura yang begitu drastis membuktikan betapa pentingnya konsep perdagangan bebas (free trade) karena ini akan memacu orang-orang berinovasi sebebas-bebasnya.”


Di antara sektor yang berperan besar dalam pemasukan Singapura adalah manufaktur kapal, bisnis elektronik, dan juga perbankan. Pemerintah juga memberikan rumah dan jaminan kesehatan bagi warganya.

Selain itu, pemerintah memahami bahwa Singapura adalah tempat yang multi etnis dengan empat bahasa nasional, yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Melayu, Bahasa Tamil, dan Bahasa Mandarin. Dengan latar belakang multi etnis semacam ini, maka penerapan hukum, termasuk hukum bagi kaum buruh juga mempertimbangkan kepentingan berbagai etnis yang ada.


Semua kebijakan ini menimbulkan rasa aman bagi etnis dari berbagai bangsa, sehingga Singapura adalah tempat yang menarik untuk didatangi, juga tempat merupakan tempat yang menarik untuk berinvestasi. Oleh karena itulah, orang-orang dengan taraf ekonomi yang mapan, atau bisa dibilang "orang kaya", tertarik datang ke negara ini untuk berbisnis. Kebijakan politik ini disebut dengan pro business/free investment.

BACA JUGA: Sejarah Bulutangkis dan Perkembangan nya di Indonesia

Tabel di bawah ini adalah data dari World Bank yang menunjukkan signifikansi pertumbuhan ekonomi Singapura dari tahun 1965 hingga 2014, berdasarkan kurs dolar Amerika Serikat (AS).


Bagaimana Singapura Dapat Menjadi Negara yang Sangat Kaya?
Produk Domestik Bruto Singapura dari tahun ke tahun.
Dengan pajak yang rendah dan fasilitas yang bagus, bisnis mereka berkembang cepat. Contohnya, jika ada sebuah perusahaan startup yang baru saja didirikan di Singapura, maka perusahaan ini dibebaspajakkan hingga senilai 200%.


Kemudian, jika perusahaan tersebut menghabiskan 11.000 dolar Singapura untuk membeli properti yang mendukung bisnis mereka, maka mereka dapat mengklaim setidaknya 6600 dolar Singapura, cash dari pemerintah. Syaratnya, perusahaan tersebut memiliki paling sedikit tiga orang karyawan asli Singapura.
Namun, negara ini tetaplah sebuah negara dengan terobosan ekonomi paling sukses, dan Lee Kuan Yew akan diingat sebagai tokoh penggerak utama dalam kesuksesan ini.


3. Irlandia
Ekonomi Irlandia tumbuh cepat. Tahun lalu, ekonomi negara grup musik The Corrs ini tumbuh hampir 7%. Pertumbuhan ini lebih baik dibandingkan Amerika Serikat (AS) dan sama dengan pertumbuhan ekonomi China
Negeri emerald ini pun mencatatkan dirinya sebagai negara dengan ekonomi terbaik di zona euro dalam dua tahun terakhir ini. Dan, prestasi ini diperkirakan akan berlanjut tahun ini.
Sukses ekonomi Irlandia ini tidak turun begitu saja dari langit. Ekonomi negara ini sempat terkena hantaman berat krisis finansial dan resesi besar.


Kala itu, bank-bank besar di Irlandia berada di ambang kehancuran akibat terlalu besarnya kredit bermasalah, khususnya untuk spekulasi properti.
Utang pemerintah Irlandia meroket, dan tingkat pengangguran menembus 15%, jauh lebih tinggi dibandingkan apa yang pernah dialami AS.
Para pakar pun memperingatkan bahwa Irlandia, Spanyol dan Portugal bisa menjadi ‘Yunani berikutnya’. Akibat kolapsnya pasar properti dan kejatuhan perbankannya, Irlandia akhirnya memperoleh suntikan utang internasional senilai US$ 73 miliar di 2013.
Namun, semua itu sudah berlalu. Kini angka pengangguran Irlandia susut menjadi 8,6% dan tak ada lagi pembicaraan mengenai gagal bayar Irlandia.
“Irlandia merupakan negara dengan pemulihan ekonomi terbaik sejak resesi,” ujar Martin Schulz, Head of International Equity PNC Capital Advisors.


Pemerintah memangkas biaya-biaya dan fokus menggenjot ekspor. Langkah ini sukses besar lantaran pada saat itu terjadi pelemahan nilai tukar euro, sehingga Irlandia dan negara-negara Eropa lainnya bisa memacu ekspor.

Presiden AS Barack Obama, ketike bertemu Perdana Menteri Irlandia Enda Kenny Selasa lalu, memuji kemajuan yang signifikan dalam pemulihan ekonomi Irlandia.

Irlandia dikenal sebagai surga pajak. Beberapa perusahaan terkemuka AS pun memilih membuka kantor pusat di negara ini untuk menghemat pembayaran pajak.


Namun Komisi Eropa menyatakan, pertumbuhan ekonomi Irlandia bukan hanya disumbang bisnis asing, namun ekonomi domestik Irlandia juga naik.

Kalau kalian bertanya Indonesia ada di urutan berapa sih sini mimin bantu jawab Indonesia berhasil masuk dalam 100 besar yakni nomor urut 98 dengan PDB-PPP sebesar 13.998 dollar AS atau setara dengan Rp 195 juta bagaimana cukup hebat bukan berhasil masuk 100 besar, mari kita dukung terus perekonomian Indonesia untuk memajukan ekonomi negeri kita.

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait