Keren.! Mahasiswa Unsoed Mampu Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun

News —Minggu, 1 Aug 2021 13:04
    Bagikan  
Keren.! Mahasiswa Unsoed Mampu Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun
Keren.! Mahasiswa Unsoed Mampu Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun (foto Istimewa/matajateng.com)

PURWOKERTO, DEPOSTLOMBOK

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Banyumas, Jawa Tengah menciptakan Yoghurt dari bahan baku jamu dan rempah-rempah. Produk yang diberi nama “Yompimpah” ini dapat meningkatkan imun bagi pasien terpapar wabah yang tengah menjalani isolasi mandiri (isoman).

Anggota Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Unsoed, Sherina Audry mengatakan, komposisi dari produk Yompimpah yakni paduan yoghurt dengan jamu dari bahan kunyit, jahe dan kayu manis.

“Dengan inovasi ini, jamu yang pahit kami kemas dengan rasa yang lebih lezat sehingga bisa diterima oleh anak muda,” katanya kepada wartawan, Sabtu (31/07/2021).

Baca juga: Sejarah Tarian tradisional Indonesia

Baca juga: Klub klub sepakbola yang terkenal di Inggris

Sherina menjelaskan, tim PKM Unsoed melakukan studi literatur dan mengetahui jika yoghurt kaya akan probiotik yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, senyawa kurkuminoid yang terdapat pada kunyit terbukti bermanfaat sebagai immunostimulan sehingga dapat meningkatkan jumlah leukosit dalam sirkulasi darah.

Kulit batang kayu manis, kata Sherina, mengandung minyak atsiri yang berguna sebagai antibakteri dan antioksidan. Sedangkan jahe mengandung senyawa gingerols, shogaols dan zingerones yang dapat berfungsi sebagai antioksidan bagi tubuh.

“Produk Yompimpah juga menggunakan madu yang mengandung flavonoid untuk menangkal radikal bebas dan immunomodulator. Selain itu, yoghurt yang terkandung di dalam Yompimpah juga baik untuk pencernaan,” terangnya.

Baca juga: Tradisi Pemakaman yang Unik di Setiap Daerah

Baca juga: WAW! Ini Dia Beberapa Perusahaan yang membanggakan Indonesia

Dia mengungkapkan, produk Yompimpah sudah dijual secara daring di wilayah Purwokerto dan Yogyakarta. Satu botol Yompimpah ukuran 330 mililter dijual dengan harga Rp 15.000.

“Awal Agustus, kami akan bagikan produk kami ke sejumlah kelompok KKN untuk disebarkan secara gratis bagi pasien isoman di Purwokerto," ucap Sherina.

Baca juga: Makna Motif Batik Indonesia yang Memiliki Banyak Sejarah

Baca juga: Minuman Minuman Tradisional

Untuk diketahui, riset ini memenangkan ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan. Kelima mahasiswa Unsoed yaitu Vania FK Rohmadi, Khairunnisa Nur Ar Royani, Sherina Audry, Yasmine Zahra Shabira dari Jurusan Farmasi dan Muhammad Irfan Rafif Pratama dari Jurusan Manajemen di bawah bimbingan dosen farmasi Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc. (Solikun)

Baca juga: Danau Tebesar di Indonesia dan ke indahnya

Baca juga: Rafi Ahmad Covid dan Sembuh 2 Hari, Begini Kronologi dan Respon Kemenkes

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait