Merek Mobil Terkenal di Indonesia

Hiburan —Kamis, 29 Jul 2021 10:19
    Bagikan  
Merek Mobil Terkenal di Indonesia
Merek Mobil Terkenal di Indonesia - pinterest

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK

Halo sobat otomotif kali ini mimin mau ngenalin merek mobil terkenal di Indonesia kira kira mobil kamu ada gak yaa dalam kategori nya

1. Toyota
Toyota adalah salah satu produsen mobil terbesar di dunia. Perusahaan yang bermarkas di Tokyo (Jepang) ini didirikan pada 28 Agustus 1937, 82 tahun lalu. Pendirinya adalah Kiichiro Toyoda, anak tertua dari Sakichi Toyoda sang pencetus industri Toyota yang semula membuat mesin jahit pada awal 1900-an.

Baca juga: Berani Coba? Macam Macam Hantu di Jepang

Baca juga: Wajib Diketahui! Tiga Negara Terkaya di Dunia


Bagi orang Jepang, barangkali nama Sakichi Toyoda layak disejajarkan dengan Thomas Alva Edison. Ia tak hanya mampu mencerahkan industri Jepang, namun juga mempermudah kerja buruh-buruh tenun dengan mesin otomatis yang menambah kapasitas serta efisiensi produksi tekstil kala itu.

Etos kerja terampil dan tak mudah menyerah secara langsung ditularkan kepada Kiichiro Toyoda, yang sejak kecil sudah terbiasa melihat ayahnya bekerja di pabrik. Usai lulus dari universitas, ia pun bergabung dengan perusahaan milik keluarga, Toyoda Automatic Loom Works Ltd yang kemudian menjadi Toyota Industries Corporation.

Baca juga: Hati-Hati! Tempat Terseram di Indonesia

Baca juga: Cara Bermain dan Peraturan Bulutangkis


Sebelum Sakichi Toyoda wafat, ia berpesan pada anaknya untuk melanjutkan bisnis tersebut. Walau begitu, Kiichiro Toyoda rupanya lebih menyukai industri otomotif, yang ketika itu dianggap sebagai keputusan penuh risiko. Sebab belum banyak perusahaan Jepang yang terjun dalam bidang tersebut.

Kenneth E. Hendrikson dalam The Encyclopedia of The Industrial Revolution(2015: 965-966) menceritakan masa-masa awal berdirinya produsen mobil Toyota. Rencana Kiichiro Toyoda yang bakal memproduksi kendaraan di dalam negeri ternyata langsung mendapat dukungan dari pemerintah Jepang.

Baca juga: Sejarah Bulutangkis dan Perkembangan nya di Indonesia

Baca juga: Simak! Orang-Orang Terkaya di Dunia Beserta Fakta Menariknya


Mobil pertama yang diproduksi di Indonesia bukanlah mobil asal Jepang, tapi dari AS. Produsen pertama yang membuat mobil di Tanah Air adalah General Motors (GM) yang mendirikan pabrik di Tanjung Priok pada 1920.

Menurut wartawan otomotif Indonesia James Luhulima dalam Sejarah Mobil & Kisah Kehadiran Mobil di Negeri Ini (2012), pabrik tersebut ketika itu masih terbatas untuk merakit beberapa komponen menjadi mobil utuh. Pada 1938, pabrik diperluas dan menjadi pemasok utama mobil-mobil Amerika sebelum dikirim ke kota-kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, dan yang lainnya.

Baca juga: Ini dia Beberapa Suku di Indonesia, ada Jawa Hingga Sunda

Baca juga: Aldebaran Menangkap Basah Elsa yang Ingin Celakai Sumarno, Ikatan Cinta Malam Ini


Sayang, Perang Dunia I dan II berdampak pada berhentinya aktivitas pabrik di sebelah utara Jakarta itu. Situasi awal masa kemerdekaan Indonesia yang tak menentu turut membuat kegiatan pabrik tersendat. Terlebih keinginan Belanda yang ingin menguasai kembali Indonesia membuat situasi makin rumit.

Akhirnya setelah Konferensi Meja Bundar ditandatangani pada 1949, Belanda menyerahkan kedaulatan ke Indonesia tanpa syarat. Situasi ekonomi berangsur membaik, namun perkembangan industri otomotif masih terganggu. Terutama setelah nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda, termasuk GM di dalamnya.

Baca juga: Olimpiade Tokyo 2020

Baca juga: Alat Musik Tradisional Lombok

Baca juga: Cerita di Balik Keindahan Pantai Selong Belanak di Lombok, Pantai Yang Katanya Memiliki Kutukan Mengerikan


Pabrik tersebut lantas diakuisisi pemerintah dan hidup kembali sekitar tahun 1970-an ketika diambil alih Astra untuk merakit truk-truk Chevrolet. Tak lama berselang, pemerintah mengeluarkan regulasi yang mengharuskan perusahaan untuk mendirikan agen tunggal pemegang merek (ATPM) sebelum memasarkan mobil di Indonesia.

Aturan langsung disambut Astra dengan mendirikan PT Toyota Astra Motor (TAM) sebagai ATPM Toyota di Indonesia. Pabrik tersebut kemudian berganti nama menjadi Gaya Motor (GM), dan sejak itu mulai memproduksi mobil-mobil lansiran pabrikan berlogo ‘T’.

Baca juga: Emulator PS1 Android Terbaik Buat Main Harvest Moon

Baca juga: Streaming Ikatan Cinta Malam Ini, Aldebaran Keluarkan Mama Sarrah dan Jebloskan Elsa ke Penjara


Meski begitu, kehadiran Toyota di Indonesia sebetulnya sudah mulai sebelum masa 1970-an. Pada 1961, James Luhulima mencatat, sebanyak 100 unit jip Toyota beratap kanvas alias Land Cruiser FJ Series dibeli oleh Kementeriaan Transmigrasi, Koperasi, dan Pembangunan Masyarakat Desa untuk disebar ke daerah-daerah (halaman 100).

Kehadiran Land Cruiser sebagai generasi awal Toyota di Indonesia tak sendirian, waktu itu datang juga beberapa unit Toyota Tiara yang diimpor oleh mendiang AH Budi, pendiri Nasmoco Group (halaman 101). Mobil-mobil yang hadir ini barangkali jadi gelombang pertama masuknya mobil Jepang ke Indonesia, yang kemudian diikuti juga oleh merek-merek lainnya

Baca juga: Film Indonesia Zeta: When The Dead Awaken , Perjuangan Ibu dan Anak yang Bertahan Hidup di tengah Serangan Virus Zombie yang Mewabah

Baca juga: Pantai Tangsi ,Keindahan Pantai Dengan Pasir Merah Muda yang Mempesona

2. Daihatsu merupakan salah satu merek mobil yang terkenal di dunia saat ini. Merek satu ini memiliki sejarah panjang dan memulai perjalanannya melalui kendaraan roda tiga.

Jenama asal Jepang ini didirikan pada tahun 1907 dengan nama Hatsudoki Seizo Co., Ltd. untuk memproduksi mesin domestik dengan pembakaran internal sebagai bentuk kerjasama antara dunia industri dengan akademisi. Pada 1931, Daihatsu telah memulai melakukan bisnis produksi kendaraan pertamanya dengan meluncurkan kendaraan berjenis roda tiga berkapasitas 500 cc.

Baca juga: BTS Semakin Mendunia, Tidak Hanya Dengan Karya, BTS Juga Menjadi Duta Budaya Untuk Korea

Baca juga: Museum Negeri Nusa Tenggara Barat, Situs Wisata Sejarah dan Budaya di Lombok


Setelah era perang dunia kedua, mereka kembali meluncurkan kendaraan roda tiga dengan jenis truk mini pada 1957, yaitu Midget. Kendaraan yang akrab dipanggil Bemo oleh masyarakat Indonesia ini mendapat sambutan positif dari masyarakat kala itu. Selain itu, Midget juga sempat menjadi kendaraan operasional resmi Asian Games ke-4 pada 1962 yang berlangsung di Indonesia.

Tidak berselang lama, pada tahun 1958, pabrikan berlogo D ini juga meluncurkan kendaraan roda empat pertamanya dengan jenis truk kompak, yakni Vesta. Selanjutnya meluncurkan kendaraan dengan tujuan komersil pada 1960, yakni Hijet.

Baca juga: Sholawat Jibril, Sholawat penuh Cinta membuka Pintu Rezeki dan Penerang Lentera Hati

image/pinterest


Baca juga: Simak Yuk! Rekomendasi Aplikasi Nonton Film Gratis Sub Indo Terbaik dan Terlengkap 2021


Mereka akhirnya meluncurkan Charade sebagai kendaraan berpenumpang roda empat compact pada 1977, dan menyusul Mira sebagai kendaraan penumpang mini yang diluncurkan pada 1980.

Saat ini, merek yang berafiliasi dengan Toyota ini tetap fokus untuk dapat menyediakan mobil kecil yang dapat memenuhi beragam kebutuhan pelanggan dengan harga terjangkau.

Baca juga: Info Kesehatan, Resiko Ketika Berciuman dengan Seorang Perokok

Baca juga: Simak Yuk! Tips Melindungi Mata Akibat Terlalu Lama di Depan Komputer


Dengan menerapkan konsep SSC (Simple, Slim, Compact), pabrikan asal Jepang ini terus memproduksi mobil dengan berbagai pabrik di Jepang, seperti di Shiga (Ryuo) Plant, Kyoto Plant, Ikeda Plant, dan Oita (Nakatsu) Plant. Selain itu mereka juga memiliki sejumlah pabrik di negara lainnya, termasuk di Indonesia bekerja sama dengan Astra.

Melihat sejarahnya di Jepang, merek ini sudah memproduksi secara kumulatif sebanyak 30 juta unit. Perolehan capaian ini dihitung berdasarkan kendaraan dengan merk Daihatsu yang diproduksi di Jepang hingga September 2020, termasuk unit ekspor baik dalam bentuk CBU (Completely Built Up) dan CKD (Completely Knock Down).

Baca juga: Kue Khas Lombok dengan Bentuk Terunik, Ada yang Mirip Teropong Loh

Baca juga: Film Indonesia Bumi Manusia, Adat Tradisi dan Pengorbanan Yang Terikat Oleh Peraturan


3. Honda
Honda Motor Company, Ltd., merupakan produsen mobil, truk, sepeda motor dan skuter asal Jepang yang didirikan oleh Soichiro Honda pada 24 September 1948 di Hammamatsu, Jepang. Tak hanya itu, Honda juga turut memproduksi kendaraan segala medan (ATV), generator listrik, mesin kelautan dan peralatan taman.

Awalnya Honda hanya fokus untuk memproduksi kendaraan sepeda motor. Hal tersebut dibuktikan dengan diluncurkannya sepeda motor pertamanya pada tahun 1949, yakni Honda D-Type. Sepeda motor ini terbuat dari rangka baja yang dilengkapi dengan suspensi pada bagian roda depan dan roda belakan. Mesin motor ini berkubikasi 98cc dan mempunyai kecepatan maksimal 50 mil per jam.

Baca juga: 5 Benda Di dalam Rumah yang di Percaya Membawa Hoki, Pembawa Rezeki

image/pinterest


Baca juga: 20 Drakor yang Wajib Kamu Tonton

Honda Civic Generasi Pertama
Honda memulai debutnya di industri mobil global dengan membuat Honda Civic Hatchback.
Kemudian pada 1954, Honda meluncurkan motor skuter yang sangat populer di masanya, yaitu Juno K-Type. Skuter ini hadir untuk mampu bersaing dengan Fuji Rabbit dan Mitsubishi Silver Pigeon yang sudah mapan. Tampilan awal skutik ini dilengkapi dengan kaca depan tilt-back dan lampu sinyal built ini, dan juga memperkenalkan konstruksi bodi plastik Fiber-Reinforced ke Jepang.

Setelah memproduksi beragam jenis sepeda motor, Honda untuk pertama kali mengekspor motor buatannya ke Amerika Serikat (AS) pada 11 Juni 1959, sekaligus membuka pabrik di Los Angles dengan jumlah karyawan pertamanya hanya enam orang.

Baca juga: Masjid Kuno Bayan Beleq, Destinasi Wisata Religi di Pulau Lombok

Baca juga: Cara Membuat Perkedel Tahu Isi Daging, Yang renyah dan garing


4. Mitsubishi
Mitsubishi Group of Companies, atau Mitsubishi Companies adalah sebuah perusahaan Jepang yang menaungi berbagai perusahaan yang berbagi merek dagang dan bagian perusahaan Mitsubishi. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1870 sebagai perusahaan pelayaran oleh Yataro Iwasaki.

Perusahaan Mitsubishi pertama kali didirikan sebagai perusahaan pelayaran oleh Yataro Iwasaki (1834-1885) pada tahun 1870. Pada tahun 1873, namanya diubah menjadi Mitsubishi Shokai. Nama Mitsubishi terdiri dari dua kata: "Mitsu" yang berarti "tiga" dan "hishi" (yang menjadi "bishi" yang berarti di bawah "rendaku"), dan karenanya terdapat tiga buah belah ketupat, yang tecermin dalam logonya yang terkenal. Diartikan pula sebagai "tiga berlian".

Baca juga: 6 Air Terjun Tersembunyi Dengan Spot Terbaik di Lombok Timur, yang Sejuk dan Menyegarkan Mata

Baca juga: Tujuh Film Tanah Air 2021


Mitsubishi telah didirikan pada tahun 1870, dua tahun setelah Restorasi Meiji, dengan jasa pengiriman sebagai bisnis inti. Hal ini ditandai dengan mulainya pertambangan untuk mendapatkan batu bara yang dibutuhkan untuk kapal, pembuatan kapal dari pemerintah untuk memperbaiki kapal yang digunakan, mendirikan sebuah pabrik besi untuk memasok besi ke pembuatan kapal, memulai bisnis asuransi laut untuk melayani pengiriman, dan sebagainya. Kemudian, sumber daya manajerial dan kemampuan teknologi yang diperoleh melalui pengoperasian kapal yang digunakan untuk memperluas usaha lebih lanjut ke pembuatan pesawat dan peralatan. Demikian pula, pengalamannya dalam hal pelayaran luar negeri mengakibatkan perusahaan ini masuk ke bisnis perdagangan.

Perusahaan ini memulai pertambangan batu bara pada 1881 dengan membeli tambang Takashima dan Pulau Hashima pada tahun 1890, untuk produksi besar bahan bakar armada kapal uap. Perusahaan ini juga melakukan diversifikasi pada pembuatan kapal, perbankan, asuransi, pergudangan, dan perdagangan. Kemudian diversifikasi juga dilakukan ke dalam sektor-sektor seperti kertas, baja, kaca, peralatan listrik, pesawat, minyak, dan real estate. Mitsubishi sebagai perusahaan berbasis luas, memainkan peran penting dalam modernisasi industri Jepang.

Baca juga: Ini Dia Jenis-Jenis Kucing yang Mudah Perawatanya, Cocok Untuk anda yang Simple dan Fleksibel

Baca juga: 6 Tanaman yang Disukai Jin dan Setan, Apa Jangan-jangan di Rumah Kalian Juga Ada.

Diversifikasi ini akhirnya menghasilkan tiga anak perusahaan. Mitsubishi Bank (sekarang bagian dari Mitsubishi UFJ Financial Group) didirikan pada tahun 1919. Setelah pecah dengan Bank of Tokyo pada tahun 1996, dan UFJ Holdings pada tahun 2004, Mitshubishi menjadi bank terbesar di Jepang. Contoh anak perusahaan Mitsubishi:

Mitsubishi Corporation, yang didirikan pada tahun 1950, perusahaan perdagangan terbesar Jepang
Mitsubishi Heavy Industries, yang meliputi perusahaan-perusahaan industri alat-alat berat.
Mitsubishi Motors, produsen otomotif terbesar ke-6 di Jepang.
Mitsubishi Atomic Industry, perusahaan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Mitsubishi Chemical, perusahaan kimia terbesar di dunia
Mitsubishi Powersystems, sebuah perusahaan pembangkit listrik

Baca juga: 6 Zodiak Paling Diwaspadai Jadi Mantan, Pendendam dan Tidak Peduli

Baca juga: Manfaat Dzikir Pagi dan Petang


5. Suzuki
Brand nama Suzuki dalam dunia otomotif pastinya bukan sesuatu yang asing.

Pabrikan asal Jepang itu didirikan pada 1909 oleh Michio Suzuki sebagai produsen alat tenun industri sutera dengan yang sukses pada masanya.

Namun para insinyur perusahaan coba menciptakan beberapa prototipe kendaraan bermotor sebelum Perang Dunia II, dan membuat Suzuki memasuki bisnis kendaraan bermotor yang menjanjikan.

Baca juga: Sering Mimpi Buruk Dan Penasaran Apa Arti Mimpi Kamu Semalam? Yuk Cek Disini

Baca juga: Valentino Rossi Masih Bisa Balapan Musim Depan, Ini Alasannya


Pada tahun 1952, Suzuki membuat kendaraan roda dua pertamanya yang diberi nama The Power Free 36cc dengan mesin 2-tak.

Tiga tahun kemudian, pada 1955 mereka memperkenalkan kendaraan roda empatnya yaitu Suzulight 360 cc.

Mereka juga telah mengganti nama perusahaannya dari Suzuki Loom Company menjadi Suzuki Motor Company
Logo perusahaan yang ikonik itu baru muncul pada 1958, yang akhirnya menjadi representasi merek hingga saat ini.

Baca juga: 6 Zodiak Paling Menarik dan Bikin Kecanduan

Baca juga: Drama Korea Rekomendasi, Rating Tertinggi Pada Awal Tahun 2021


Yaitu sebuah huruf S dengan ujung-ujung tajam dan tulisan nama perusahaan di bawah logo.

Logo Suzuki ini bisa dikatakan simpel sekaligus rumit.

Meski hanya berupa sebuah huruf S, namun tepi tajam dan bentuk yang seperti terpotong ini sangat kental dengan budaya Jepang yang merujuk pada warisan samurai dan ukiran kuno.

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta Kamis 8 Juli 2021, Gawat Mama Sarrah Meninggal di Penjara

Baca juga: The Penthouse 3 Episode 6 Sub Indo, Kemunculan Wanita Bertato Milik Na Ae Gyeo

Logo ini juga mewakili nilai-nilai perusahaan, yaitu kesederhanaan, kualitas dan kualitas yang tinggi.

Di awal kemunculannya, logo Suzuki ini menggunakan warna hitam
Namun dalam perkembangannya diganti dengan warna merah dan dituliskan nama perusahaan secara lengkap berwarna biru yang membuatnya semakin menarik.

Editor: Putri
    Bagikan  

Berita Terkait