Waspada!! Bagi Wanita Pengguna Skincare

Hiburan —Rabu, 21 Jul 2021 15:01
    Bagikan  
Waspada!! Bagi Wanita Pengguna Skincare
Waspada!! Bagi Wanita Pengguna Skincare (foto: pinterest)

LOMBOK,DEPOSTLOMBOK
Banyak wanita yang masih terlena dengan standar kecantikan bahwa perempuan yang cantik adalah perempuan yang memiliki kulit putih. Akibatnya banyak wanita yang melakukan segala cara demi mendapatkan kulit yang putih, salah satunya adalah dengan menggunakan krim pemutih. Menggunakan krim pemutih memang sah-sah saja dilakukan, namun bagaimana kalau krim pemutih yang kamu gunakan ternyata berbahaya untuk kulit?

Kosmetik umumnya digunakan sehari-hari oleh para wanita, dan tidak sedikit wanita yang menggunakannya sepanjang hari. Karena pemakaiannya yang rutin dan dalam waktu yang lama, kandungannya harus dipastikan aman dan baik untuk kesehatan. Meski sudah ada standar dan aturan untuk bahan kosmetik, masih ada produk yang menggunakan bahan kosmetik berbahaya. Selain itu, ada pula produk kosmetik yang menggunakan bahan tertentu dalam jumlah berlebihan, melebihi batas yang masih diperbolehkan.

Baca juga: Jenis-jenis Bakso Kekinian Yang Memiliki Bentuk Yang Unik, Ada Yang Mirip Kuburan

Baca juga: Misteri Tuselak Hantu Asal Lombok yang Mulai Terlupakan

Berbagai Bahan Kosmetik Berbahaya
Jika menggunakan kosmetik, apalagi secara rutin, Anda perlu mengetahui bahan-bahan berbahaya yang bisa terkandung di dalamnya dan perlu dihindari. Dengan begitu, Anda dapat lebih berhati-hati saat memilih produk kosmetik.
Berikut ini adalah beberapa bahan kosmetik berbahaya yang bisa memberi dampak buruk pada kulit maupun kesehatan:

1. Merkuri
Merkuri kerap ditambahkan pada eye shadow, perona wajah, dan bedak sebagai bahan pengawet. Selain itu, bahan ini juga dapat ditemukan di dalam krim pemutih kulit.
Jika terserap ke dalam tubuh, merkuri dapat menyebabkan kerusakan otak dan saraf, penyakit ginjal, gangguan fungsi paru, masalah pada sistem pencernaan, serta menurunnya daya tahan tubuh.

Baca juga: 7 Menu Ini Mesti Disajikan di Hari Idul Adha

Baca juga: Sembalun Lawang Surga Kecil di Timur Lombok

2. Hidroquinon
Hidroquinon merupakan bahan yang sering digunakan pada produk pemutih kulit. Bahan ini memang dapat mengurangi jumlah melanosit, yaitu sel yang memproduksi melanin.
Sebenarnya bahan ini diperbolehkan jika konsentrasinya dalam produk tidak lebih dari 2 persen. Namun, Anda tetap tidak disarankan menggunakannya dalam jangka panjang dan tanpa anjuran dokter.
Penggunaan jangka panjang kerap dikaitkan dengan terjadinya ochronosis, yaitu kelainan pigmentasi yang menjadikan kulit mengalami bercak hitam kebiruan.

3. Formalin
Formalin biasa digunakan untuk mengawetkan jenazah. Zat ini bersifat karsinogen yang berarti dapat memicu kanker. Beberapa jenis kosmetik bisa saja mengandung formalin, misalnya krim pelurus rambut, sabun mandi, sampo, losion, dan tabir surya.
Terlalu lama atau terlalu sering terpapar formalin, dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan pernapasan, mual dan muntah, iritasi kulit, hingga kanker.

Baca juga: 5 Orang Pemilk Garis Tangan ini Diprediksikan Akan Kaya Raya di Masa Depan

Baca juga: Makanan Khas Lombok Babelung, serta Cara Pembuatnya

4. Phthalates
Phthalates adalah bahan kimia yang terdiri atas diethylphthalate (DEP), dimethylphthalate (DMP), dan dibutylphthalate (DBP). Zat tambahan pada kosmetik ini dapat ditemukan pada cat kuku, sampo, parfum, sabun, losion, dan hair spray.
Jika Anda sedang hamil, disarankan agar lebih berhati-hati dalam menggunakan kosmetik yang mengandung phthalates. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa phthalates bisa meningkatkan risiko terjadinya gangguan perkembangan pada anak.

5. Timbal
Timbal adalah logam beracun yang berbahaya bagi kesehatan. Logam ini kerap digunakan dalam produk lipstik.
Pada orang dewasa, penggunaan kosmetik berbahaya mengandung timbal dapat meningkatkan risiko terjadinya keracunan timbal dan kerusakan ginjal. Sedangkan pada wanita hamil, paparan timbal dalam kadar tinggi dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir bayi rendah.

Baca juga: Mengenal Tradisi dan Kebudayaan Unik Yang Hanya Bisa Ditemukan di Pulau Lombok

Baca juga: Di Lombok, Vila Hantu Dijadikan Tempat Wisata


Selain beberapa bahan di atas, ada beberapa bahan kosmetik berbahaya lainnya yang juga berisiko menimbulkan dampak buruk pada kesehatan, seperti chloroform, triclosan, vinyl chloride, bithiniol, dan methylene chloride.


Cek warna serta tekstur krim

Ada beberapa ciri-ciri umum krim yang berbahaya, bisa dilihat dari segi tekstur serta warnanya. Krim berbahaya pada umumnya terasa lengket dan jika didiamkan biasanya minyak akan terpisah dari bagian yang padat. Krim abal-abal juga akan mengeluarkan bau yang aneh, seperti bau logam yang kerap tercium atau parfum menyengat untuk menghilangkan aroma logam tersebut.

Warnanya juga sangat mencolok karena menggunakan pewarna tekstil, umumnya warna kuning dan putih mengkilat seperti mutiara. Krim ini memang memberikan efek putih instan, namun cenderung terlihat pucat dan enggak sehat!

Baca juga: Drama Korea Rekomendasi, Rating Tertinggi Pada Awal Tahun 2021

Baca juga: MotoGP News - Valentino Rossi Sebut Motor Ducati Sulit Dikendarai, Cek Faktanya

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait