Mengenal Tradisi dan Kebudayaan Unik Yang Hanya Bisa Ditemukan di Pulau Lombok

Hiburan —Rabu, 21 Jul 2021 13:15
    Bagikan  
Mengenal Tradisi dan Kebudayaan Unik Yang Hanya Bisa Ditemukan di Pulau Lombok
Mengenal Tradisi dan Kebudayaan Unik Yang Hanya Bisa Ditemukan di Pulau Lombok (Sumber foto pinterest)

LOMBOK, DEPOSTLOMBOK

Pulau Lombok yang terletak di Nusa Tenggara Barat memang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata Favorit di Indonesia. Itu dikarenakan Pulau Lombok memiliki sejuta keindahan alam yang luar biasa. Namun perlu kamu ketahui, selain Pulau Lombok terkenal dalam sektor pariwisatanya, Pulau Lombok juga memiliki tradisi serta kebudayaan unik yang hanya bisa kamu temukan di pulau ini.

Penasaran dengan apa saja budaya serta tradisi yang dimiliki pulau Lombok? Langsung saja yuk simak, Berikut tradisi serta kebudayaan unik yang hanya bisa ditemukan di Pulau Lombok.

Baca juga: 5 Orang Pemilk Garis Tangan ini Diprediksikan Akan Kaya Raya di Masa Depan

Baca juga: Mentigi Bay Dome Villas, Penginapan di Lombok Dengan Bangunan Unik dan Nuansa Alam Yang Eksotis

1. Upacara Rebo Bontong

Upacara Rebo Bontong biasanya dimaksudkan untuk menolak balak penyakit atau bencana, upacara ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali.

Sesuai dengan namanya upacara ini dilaksanakan pada hari Rabu, minggu terakhir di bulan Safar. Menurut kepercayaan masyarakat Sasak pada hari Rabu Bontong atau hari Rabu minggu terakhir pada bulan Safar merupakan puncak terjadinya balak bencana atau penyakit sehingga sampai sekarang saat memulai pekerjaan tidak boleh diawali pada hari Rabu Bontong karena Rabu Bontong memiliki arti Pemutus bagi masyarakat suku Sasak.

Upacara Rebo Bontong hingga sampai sekarang masih dipercayai serta masih dilaksanakan masyarakat suku Sasak, suku asli Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Mengenal Tradisi dan Kebudayaan Unik Yang Hanya Bisa Ditemukan di Pulau Lombok

Baca juga: Semur Daging Kuah Santan, Mudah Masaknya, Lezat Rasanya

2. Tradisi Bau Nyale

Bau Nyale adalah sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda dan memiliki nilai sakral tinggi bagi masyarakat suku Sasak. Tradisi bau nyale merupakan tradisi menangkap ribuan cacing di pantai Pulau Lombok.

Tradisi ini diawali oleh seseorang putri yang cantik bernama Putri Mandalika. Karena kecantikannya itu para putra raja memperebutkan untuk meminangnya, jika salah satu putra raja ditolak pinanganya, maka akan menimbulkan peperangan. Oleh karena itu sang putri mengambil keputusan pada tanggal 20 bula ke 10, sang putri menceburkan diri ke laut lepas. Hingga saat ini dipercaya oleh masyarakat Nyale (cacing laut) merupakan jelmaan dari putri Mandalika.

Baca juga: Makanan Khas Lombok, Ayam Taliwang yang Menggugah Selera

Baca juga: 5 Destinasi di Lombok yang Membuat Anda Tidak Mau Pulang

3. Peresean

Peresean adalah seni tari pertarungan antara dua lelaki yang bersenjatakan dengan tongkat rotan dan perisai kulit kerbau yang tebal dan keras (ende).

Dahulu Peresean digelar untuk melatih ketangkasan suku Sasak dalam mengusir para penjajah. Namun Kini, Peresean digelar untuk menyambut tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Lombok.

Baca juga: Asal Usul Nama Suku Sasak, Penduduk Asli Lombok

Baca juga: Sate di Lombok Paling Enak? Ya Sate Bulayak! Begini Cara Membuatnya!

4. Tradisi Kawin Lari

Biasanya di setiap daerah memiliki tradisi pernikahan yang berbeda beda. Begitu juga degan Suku Sasak di Lombok. Tradisi Kawin Lari merupakan tradisi penculikan terhadap calon mempelai wanita oleh calon mempelai pria yang berlangsung sebelum akad nikah.

Aksi penculikan biasanya dilakukan ketika malam hari untuk menghindari kegagalan karena dijegal oleh lelaki lain yang ingin meminang si gadis. Selain itu, kawin lari harus dirahasiakan dari keluarga perempuan. Bagi masyarakat Suku Sasak, tradisi kawin lari ini dimaknai sebagai cara untuk menguji kesediaan calon pengantin wanita untuk mengikuti calon suami setelah menikah nanti.

Baca juga: Sate Bulayak: Dibalik Rasanya yang Enak, Ada Sejarah dan Filosofi yang Menyentak

Baca juga: 5 Tempat Wisata di Lombok yang Bisa Bikin Awet Muda

5. Nyongkolan

Nyongkolan merupakan sebuah upacara wajib dalam prosesi pernikahan suku Sasak. kegiatan ini berupa arak-arakan kedua mempelai, dari rumah mempelai pria ke rumah mempelai wanita.

Rombongan Nyongkolan terdiri dari keluarga dan kerabat mempelai pria yang memakai baju adat. Rombongan juga akan diiringi oleh grup musik tradisional Gendang Beleq, Cilokak atau Kelentang.

Baca juga: Makanan Khas Lombok Babelung, serta Cara Pembuatnya

Baca juga: 5 Sate Khas Lombok yang Wajib Kamu Coba

Editor: Rere
    Bagikan  

Berita Terkait